Ada dua besaran yang biasa digunakan untuk mengukur kekuatan gempa bumi, yaitu : Skala Richter dan Skala dari Marcalli yang telah dimodifikasi (MMI, Modified Mercalli Intensity 222 ). Skala Richter atau Richter Magnitude yaitu suatu ukuran dari besarnya energy yang dilepaskan oleh sumber/pusat gempa (hypocentre). Sedangkan MMI adalah besar kecilnya getaran permukaan di tempat bangunan berada.

Skala MMI tersebut dibuat berdasarkan pengamatan manusia terhadap derajat kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa terhadap bangunan,  yang terdiri dari 12 skala Intensitas yaitu skala :

  1. Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.
  2. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
  3. Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
  4. Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, diluar oleh beberapa orang terbangun, gerabah pecah, jendela/pintu gemerincing dan dinding berbunyi.
  5. Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, jendela rusak, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan lain-lain barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
  6. Getaran dirasakan oleh semua penduduk kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.
  7. Tiap-tiap orang keluar rumah, kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik, sedangkan pada bangunan dengan kontruksi kurang baik terjadi retak-retak kemudian cerobong asap pecah, terasa oleh orang yang naik kendaraan.
  8. 333

  9. Kerusakan ringan pada bangunan dengan kontruksi yang kuat, retak-retak pada bangunan yang kuat, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap dari pabrik-pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.
  10. Kerusakan pada bangunan yang kuat rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus banyak retak-retak pada bangunan yang kuat, rumah tampak agak berpindah dari fondasinya, pipa-pipa dalam rumah putus.
  11. 111

  12. Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka-rangka rumah lepas dari fondasinya, tanah terbelah, rel melengkung, tanah longsor ditiap-tiap sungai dan ditanah-tanah yang curam.
  13. Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah, pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.
  14. Hancur sama sekali, gelombang tampak pada permukaan tanah, pemandangan menjadi gelap, benda-benda terlempar ke udara.

Gambar Peta berdasarkan intensitas getaran yang dirasakan dapat dilihat pada gambar 1.

Gambar 1. Intesitas Getaran MMI