Pemerintah Propinsi Gorontalo c.q Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Provinsi Gorontalo mempunyai wewenang dan tanggung jawab dalam pembinaan dan pengembangan sarana transparasi darat berupa jalan dan jembatan yang ada di wilayah Propinsi Gorontalo.

Sesuai dengan kewenangan dan dalam upayanya untuk meningkatkan prasarananya dan sarana jalan dan jembatan yang mendukung kegiatan transportasi serta untuk membuka daerah terisolir, penembangan wilayah termasuk pengembangan sektor pariwisata, maka pemerintah dalam hal ini Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Provinsi Gorontalo, mempunyai program pembinaan dan penanganan jalan dan jembatan yaitu antara lain dengan sistem manajemen Terpadu Jalan dan Jembatan, Perencanaan Teknis Jalan dan Jembatan serta berupa kegiatan Fisik/Konstruksi, yang meliputi pembangunan /peningkatan /rehabilitasi/pemeliharaan jalan dan jembatan, baik pada ruas jalan arteri maupun kolektor.

Mengingat kebutuhan akan penanganan jalan dan jembatan pada kegiatan fisik konstruksi khususnya kegiatan perencanaan teknis setiap tahunnya sangat banyak dan keterbatasan personil perencanaan yang ada di Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Provinsi Gorontalo, menyebabkan menyebabkan tidak memungkinkan untuk melakukan Perencanaan Teknis sendiri, dan untuk memperoleh hasil pembangunan konstuksi yang baik yaitu sesuai dengan rencana baik mutu maupun volume, dan sesuai tepat waktu, maka perlu diadakan kegiatan Perencanaan Teknik terlebih dahulu yang dilaksanakan oleh pihak lain yaitu oleh konsultan Perencana yang qualified.

Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik UMY bekerjasama dengan PT. Arss Baru (Konsultan) dan Prodi Teknik Sipil UNG (Universitas Negeri Gorontalo) telah melakasanakan Perencanaan sebanyak 17 Jembatan di Ruas Jalan Taludaa (Batas Provinsi Sulawesi Utara) – Pelabuhan Gorontalo, yaitu :
333

  1. Jembatan Huangobutu I Stationing KM 11 + 700
  2. Jembatan Huangobutu II Stationing KM 12 + 120
  3. Jembatan Molotabu I Stationing KM 14 + 580
  4. 111

  5. Jembatan Molotabu II Stationing KM 14 + 800
  6. Jembatan Tolotio Stationing KM 28 + 450
  7. Jembatan Bilungala II Stationing KM 34 + 700
  8. 222

  9. Jembatan Bilungala III Stationing KM 35 + 200
  10. Jembatan Uabanga I Stationing KM 36 + 067
  11. Jembatan Kaidundu II Stationing KM 46 + 100
  12. Jembatan Tombulilato I Stationing KM 52 + 600
  13. Jembatan Tombulilato II Stationing KM 54 + 600
  14. Jembatan Tombulilato III Stationing KM 55 + 900
  15. Jembatan Tombulilato VI Stationing KM 56 + 900
  16. Jembatan Monano II Stationing KM 60 + 963
  17. Jembatan Monano VI Stationing KM 66 + 181
  18. Jembatan Taludaa I Stationing KM 67 + 270
  19. Jembatan Taludaa VI Stationing KM 71 + 450

Pelaksanaan Boring Pelaksanaan Sondir Monano Pelaksanaan Survey Topografi

Pelaksanaan Sondir